Friday, 10 June 2016

Cara Kerja Sensor Temperatur pada Motor Injeksi



Apa kabar para pengunjung blog ? Semoga dalam keadaan baik. Berikut saya akan berbagi materi penjelasan khusus untuk " Sensor Temperatur Mesin" pada motor injeksi. Atau yang sering disebut thermo sensor/thermo unit.

Pada saat kita putar kunci kontak pada motor, suhu mesin pada mesin kondisi dingin. Pada dasarnya suhu kerja mesin optimal adalah 80 derajat celcius, tugas sensor temperatur adalah mengirimkan data suhu mesin ke ECU. Dan ECU akan mengkalkulasikan untuk menentukan jumlah debit bahan bakar lebih banyak pada kondisi suhu dingin. Putaran mesin akan meninggi sesaat dan kembali normal saat suhu ideal tercapai. Letak sensor temperatur berbeda beda, biasanya sih didekat termostat. Untuk motor yang tidak menggunakan radiator/air pendingin, sensor temperatur letaknya dibawah mesin, yang dideteksi adalah suhu oli, kalau yang menggunakan radiator yang dideteksi adalah suhu air pendingin.

Dari situlah panas mesin akan mengubah resistensi/tahanan yang berbeda didalam sensor temperatur. Keti8ka sensor mendeteksi suhu yang semakin panas, semakin rendah pula resistensinya. Dalam arti, semakin tinggi pula tegangan input yang dikirim sensor temperatur ke ECU. Begitu pula sebaliknya, jika kondisi suhu mesin dingin maka resistensinya juga semakin besar dan tegangan sinyal ygan dikirim ke ECU juga semakin kecil. Lihat gambar tabel disamping







Jika kita meggunakan scanner motor, data akan terbaca jelas. Contoh saya menggunakan scanner YAMAHA FIDT, untuk memeriksa suhu pada motor Vixion. Sinyal yang dikirim ke ECU semula berbentuk tegangan akakn diubah menjadi satuan derajat celcius. Scanner akan menunjukan kelainan data dan menunjukan angka -20°C jika socket sensor dilepas, seolah olah motor berada di tempat yang sangat dingin, injektor akan menyemprotkan debit bahan bakar yang lebih banyak


gAMBAR SCANNER SUHU EROR

Lalu bagaimana cara memeriksa kerusakan pada sensor temperatur? Dan jika sensor ini rusak, akankah mesin akan mogok atau masih bisa hidup normal? Untuk memastikan kerusakan ini, harus memerlukan banyak tahapan pemeriksaan. Jika terdeteksi Sensor temperatur open atau short circuit system mengalami gejala yang berbeda. Mesin masih bisa hidup, tapi bisa juga mati. Selama ini yang sering terdeteksi hanya saat sensor temperatur dalam posisi open circuit, resistensi besar, dan tegangan yang dikirim ke ECU kecil






Kasus motor susah distarter, mesin dalam kondisi ideal/panas. Sebab ECU membaca sinyal itu seperti dalam kondisi suhu mesin dingin, lalu injektor diperintahkan untuk menyemprotkan bahan bakar lebih banyak. Stasioner motor jadi buruk karena terlalu kaya bahan bakar dalam pembakaran, dan motor masih bisa berjalan dalam kondisi darurat. Indikator " Check Engine " pada speedometer akan menyala dan ketika dibaca dengan scanner akan menampilkan kode kerusakannya. Berikut gambar foto scanner ketika menampilkan kode kerusakan, dan keterangannya

Foto scanner DTC suhu

Foto scanner Suhu nnormal


Dan jika kerusakan sensor temperatur dengan kasus nilai  tahanan mengicel, sinyal tegangan yang dikirim ke ECU mendekati 5V, dan pada saat itu ECU menerima sinyal, seolah olah mesin overheat (terlalu panas). Secara otomatis ECU akan mematikan sistem injeksi dengan memutus sinyal ke injektor dan coil. Lampu " Check Engine " tidak berkedip dan saat dilihat dengan menggunakan scanner juga tidak terdeteksi adanya kode kerusakan. Tegangan standby pada socket sensor 5 V, dan akan diubah sesusai resistensi yang naik turun diujung sensor, anda bisa memeriksanya dengan AVO meter






Mekanik harus teliti dalam mendiagnosa kerusakan. Sebab ada 2 kemungkinan pada kasus diatas yang menyebabkan sensor temperatur mengalami resistensi kecil dikarenakan memang mesin Overheat salah satunya, seperti kehabisan oli mesin, kehabisan air pendingin sehingga mesin akan overheat saat dipakai jarak jauh. Atau bisa juga sensor temperatur mengalami short circuit yang menyebabkan nilai resistensi kecil, karena ada kerusakan pada sensor itu sendiri. Dan solusinya ganti sensor themperatur dengan yang baru.

Semoga bermanfaat... 

Sumber artikel :  https://axelworkshop.wordpress.com



Jika anda berminat dengan alat scanner yamaha diatas bisa memesan langsung dengan saya, harga Rp. 1.850.000
Hubungi :
SMS/WA/Call : 0857.2881.8122/0823.2629.4855
BBM : 5FC72426


Solusi mesin motor overheat (indikator temperatur menyala)


Pernahkah anda mengalami pengalaman yang seperti saya alami, motor saya vixion indikator temperatur/suhu menyala ketika dijalan. yang pertama saya lakukan ketika indikator suhu hidup, saya berhenti sebentar di pinggir jalan, saya matikan mesin. sekitar 5 menit saya kontak on, indikator temperatur mau mati ketika mesin saya hidupkan. kalo indikator masih hidup saat mesin dihidupkan maka tunggulah sebentar lagi. jangan ditekatin. bisa tambah parah nanti jadinya.

Pemeriksaan mesin dimulai.
  • Saya cek level air radiator (oke), liat juga kondisi air coolant, kalo emang udah lama dah nggak diganti , dikuras aja deh, soalnya juga ngefek. air coolant mengandung zat anti beku, itu berfungsi menaikan titik didih air, biasanya kalo air mineral mendidih di suhu 100 derajat celcius, nah kalo air coolant sekitar 110 derajat celcius, tergantung tingkat zat anti beku yang terkandung di coolant, ada juga yang 120 derajat titik didihnya.  
  • Kalo masih panas, atau lampu temperatur nyala diperjalanan, cek thermostatnya sodara-sodara, kalo pengen nggak bongkar thermostat bisa dicek pakai scanner. dengan cara pasang scanner setelah itu posisikan menu disuhu, lalu hidupkan mesin, sambil digas terus sampai mencapai suhu kerja maksimal, sekitar 80-90 derajat celcius, kalo thermostat oke temperatur air pendingin akan turun sekitar 7 derajat. Contoh kalo thermostat membuka pada suhu 80 derajat, maka suhu akan turun ke 73 derajat. jadi nggak perlu bongkar tutup thermostat. Bagi yang tidak punya scanner bisa pemeriksaan dilakukan manual, dengan cara lepas thermostat di mesin, lalu rebus dengan air, diatas kompor. perhatikan dengan seksama, sebelum air mendidih, katup thermostat, akan bergerak membuka. kalau nggak mau membuka, berarti thermostat rusak, saran saya ganti dengan yang baru.
  • Kalo masih panas, periksa kondisi kipas pendingin. hidup apa ndak, kalo mati, cek rellay kipas, kalo bagus, cek kabel dari ECU ke rellay. kalo nggak mau lagi, coba dilangsung terminal (+) dan (-) kipas ke accu, kalo mati ganti motor fan, kalo hidup, ganti ECU atau dibikin portabel nggak ngikut ke ECU, tapi pakai saklar sendiri, ribet juga kalo dibikin saklar , nggak main otomatis
  • kalo masih panas lagi, coba cek air radiator, kalo ndak ada kebocoran tapi air surut bisa disebabkan dari air terserap panas, dikarenakan silinder head motor memuai, atau perpak silinder cop rusak. bisa juga tutup radiator macet tidak mau nyedot air dari tandon. kalo dulu kasus saya air radiator tinggal dikit, saya pikir tutup radiatornya yang rudak, ternyata ada retakan diselang buang yang mengakibatkan kebocoran tekanan vakum radiator, harusnya vakum itu nyedot air dari tandon ke radiator pada suhu dimana air radiator berkurang, eh malah tekanannya terbuang sia-sia, jadi air diradiator habis, tapi di tandon masih penuh aja. 
  • Kalo semua oke, air radiator masih berkurang, bongkar thu silinder head, lalu di slyp/perataan permukaan silinder head. di tukang bubut, biar hasil oke, ganti perpak silinder head yang baru,
Mungkin sekian dulu artikel ini, kalo ada kesalahan mohon dimaafkan, kalo ada salah ketik mohon dimaklumi. Bagi sodara-sodara yang ingin memesan scanner motor injeksi bisa menghubungi kontak saya
 SMS/WA/Call : 0857.2881.8122/0823.2629.4855
BBM               : 5FC72426

Klik suka pada fanspage dokter otomotif, kalo suka sama artikelnya ya brother.... Salam otomotif.....
Semoga bermanfaat

Friday, 3 June 2016

PENGUMUMAN PENTING UNTUK PELANGGAN SETIA DAN PEMBACA BLOG




URGENT, PENGUMUMAN UNTUK PARA PELANGGAN SETIA DAN PEMBACA BLOG AGUNG, SEMALAM TELAH TERJADI KERUSAKAN PADA PIN BBM ; 52591A8B, ATAU LEBIH TEPATNYA SUDAH DIBAJAK ORANG YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB, DIHARAP BERHATI-HATI JIKA CHAT, DAN BERTRANSAKSI DI AKUN BBM SAYA YANG LAMA. JIKA AKUN BBM SAYA YANG LAMA TELAH MENYEBARKAN BERITA PALSU, ATAU MEMINTA DAN MENAWARKAN PRODUK, HARAP LANGSUNG DIHAPUS SAJA AKUN BBM SAYA YANG LAMA. SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS PENIPUAN YANG DIATAS NAMAKAN TOKO ONLINE SAYA.

HARAP HAPUS AKUN BBM : 52591A8B



KONTAK RESMI

SMS/CALL ; 0857.2881.8122/ 0823.2629.4855

WA              : 0857.2881.8122

BBM BARU: 5FC72426

 

ATAS PERHATIANNYA, SAYA UCAPKAN TERIMAKASIH. SALAM OTOMOTIF

Friday, 29 January 2016

Reset Rpm Grand Livina (Pakai Android)

Halo saudara saudaraku, sebangsa dan setanah air. Bagaimana kabarnya hari ini? Baik pastinya ya. Kali ini saya mau berbagi mengenai reset idle mobil brand NISSAN. biasanya sih yang sering bermasalah Nissan grand Livina dan Nissan X-Trail. Biasanya abis ngetune up mobil Nissan, tadinya normal Rpm idlenya sekitar 800 Rpm non AC, abis ditune Up kok malah jadi tinggi biasanya kisaran 1.500 - 2.000 Rpm, kadang malah ada yang lebih dari itu. ada juga kasus Rpm naik turun (mendayu-dayu kaya lagu melankolis). Bingung kan thuh si mekanik, Scanner profesional gak ada, scanner universal harganya mahal mau beli. coba-coba gratisan dengan cara reset manual gagal terus. hehehe.... (Curhat dikit boleh lah),,,, mentok mentoknya mobil dibawa ke dealer, bayar dah thuh 250.000 per reset.

Baru baru ini saya belajar masalah yang dialami ini mas bro/mbak bro, ada alat yang namanya ELM 327. dia pakenya android, jangan pilih yang USB ya, karena nggak support sama yang lagi saya bahas. dan ELMnya versi Original, banyak alat-alat yang diperjual belikan kualitasnya bajakan, nih saya kenalin yang belom ada pembajaknya i Car Vgate (OBD profesional solution). Dia mampu nenbaca ECU berprotocol CAN dengan baik, banyak aplikasi di Playstore support menggunakan alat ini. penasaran ya sama alatnya..... nih tak kasih liat. iki lohhhh barangeeeee....



I car (OBD Professional solution) memiliki 2 versi, yaitu versi bluetooth satunya versi WIFI. Cara kerja tinggal tancapkan alat ini ke socket DLC OBD 2 di mobil. putar kunci kontak ke posisi ON. lalu buka aplikasi yang ingin dipakai. banyak aplikasi diandroid yang berfungsi untuk mendiagnosa dan menscan data mobil. aplikasi bawaan yang dari CD adalah Torque Pro dan Car Gauge Pro. 

Kembali ke permasalahan awal tadi, untuk mereset RPM idle (Idle Air Volume Learning) dibutuh kan aplikasi diandroid yang namanya NDSIII versi pro pastinya, penampakan aplikasi ELM buat mobil nissan

nah kalo mau reset idle tinggal geser menu ke kiri, masuk ke menu Work Support, klik Idle Air Volume Learning. Posisi mesin stasioner, jangan di gas. tunggu beberapa menit sampe Rpm idle mencapai hasil yang ideal. selesai
Untuk dapetin aplikasi NDSIII mas bro dan mbak bro bisa berkunjung ke playstore. ketik NDSIII dipencarian dan download. tentunya berbayar. harga diplaystore sekitar Rp. 99.000, bayarnya juga pakai kartu kredit nggak bisa bayar lewat transfer atau dibayar kontan. kalo nggak punya kartu kredit dibayar pake pulsa juga bisa tp dikenakan pajak sekitar 12% kalo nggak salah. pengen gampang lagi dapetin aplikasi itu, tinggal beli alat I Car Vgate  ke saya tentunya, nanti saya bantu mendapatkan aplikasi tersebut. harga I car Vgate Rp. 400.000 dan aplikasi NDSIII Rp.50.000. 

Cara pemesanan tinggal SMS/Call/Whatsapp ; 0857.2881.8122/0823.2629.4855. 
BBM : 5FC72426

Selain itu, alat ini juga bisa membaca dan menghapus DTC, Menalpilkan Data stream dengan tampilan yang Mewah, berikut gambar tampilannya


Nah sekian dulu ya mas bro dan mbak bro pembaca. Semoga bermanfaat dan dapat membantu serta menambah ilmu. Salam Otomotif.... jangna lupa klik Fanspage doktor otomotif ya di pojok kanan bawah....

Saturday, 8 August 2015

Mengupas CVT pada sepeda motor dan Fungsinya

Mber otor matic di indonesia udah banyak banget beredar diindonesia, mulai dari pengendara muda sampai tua suka menggunakan sepeda motor matic, tapi semua matic motor prinsip kerja transmisinya sama yaitu menggunakan sistem CVT. apa itu CVT ? CVT (Continously Variable Transmission) merupakan alat penggerak otomatis pada motor automatic (matic). Bagian CVT ini merupakan bagian yang meneruskan putaran dari engine/mesin ke bagian roda belakang. CVT bisa juga disebut sebagai sabuk karet/streng pengganti rantai pada sepeda motor matic

Komponen-komponen CVT pada sepeda motor


1. Primary Sheave
2. V-Belt
3. Secondary Sheave
m4. Gear Reduksi

Berikut Ulasan dari komponen komponen diatas

1. Primary Sheave
   Pada Primary sheave sendiri ada beberapa komponen pendukung yaitu


+ Fixed Sheave, berfungsi sebagai penahan v-Belt. Komponen ini tidak bergerak dan berbentuk piringan. Biasanya bagian sisinya menyerupai tali kipas sebagai pendingin mesin

+ Sliding Sheave, berfungsi menekan V-Belt dalam putaran tinggi, karena sliding sheave ini tidak dapat bergerak kekanan ataupun ke kiri

+ Collar, berfungsi sebagai tempat dudukan dari fixed sheave, sliding sheave dan cam

+ Cam , berfungsi sebagai tempat dudukan slider

+ Slider, berfungsi sebagai pendorong roller, yang roller sendiri mendorong slider sheave. Slider ini bergerak saat mesin pada putaran tinggi

+ Roller, berfungsi sebagai penekan sliding sheave, cara kerjanya sesuai putaran mesin. Apabila mesin pada putaran tinggi, roller ini menekan sliding sheave dan begitu pula sebaliknya. Gaya ini disebut gaya centrifugal

2. V-Belt

V-belt berfungsi sebagai penghubung antara sliding sheave dan secondary sheave. Yaitu meneruskan putaran mesin dari sliding sheave, biasanya v-belt ini memiliki gerigi yang dirancang agar v-belt tidak terlalu panas akibat gesekan terus menerus

3. Secondary Sheave
e
Didalam secondary sheave juga ada beberapa komponen penting yaitu

+ Sliding Sheave, berfungsi menekan v-belt. Perbedaan sliding sheave di secondary sheave dengan sliding sheave pada primary sheave adalah tidak memiliki sirip.

+ Fixed Sheave, berfungsi sebagai penahan v-belt atau bagian statis

+ Per, berfungsi sebagai pendorong sliding sheave

+ Torque Cam, berfungsi membantu menekan otomatis sliding sheave pada saat motor memerlukan akselerasi.

+ Clutch housing (rumah kopling), bersungsi meneruskan putaran v-belt ke poros roda

+ Sepatu kopling, berfungsi sebagai penghubung putaran ke poros roda belakang, sistem kerjanya tipe centrifugal yaitu bekerja sesuai dengan tinggi rendahnya putaran mesin

4. Gear Reduksi
Fungsinya sendiri sebagai penyeibang putaran mesin dengan roda. Selain itu juga sebagai pendongkrak tenaga, biasanya ada oli khusus untuk melumasi gear untuk mengurangi panas, dan merusak gear akibat gesekan terus menerus

Tanda-tanda kerusakan pada matic sepeda motor

A. Tanda Kerusakan pada roller CVT
 Jika Roller CVT rusak, atau sudah habis usia pakainya, maka akan terasa getaran atau vibrasi pada putara bawah dan tenaga pada putaran atas tidak maksimal dengan kata lain, akselerasi pada putaran atas seperti tertahan

B. Tanda kerusakan Mangkuk Kopling CVT
Ketika mangkuk kopling bermasalah, maka gejala yang timbul pada saat motor dijalankan pada putaran bawah dan atas terasa jedug-jedug, ndut-ndutan, atau terasa seakan tersendat

C. Tanda Kerusakan Kampas Sentrifugal
Bila kampas sentrifugal Aus, maka akselerasi motor anda akan melambat, dan kecepatan menjadi berkurang daripada kondisi motor normal

D. Tanda Kerusakan Komponen Secondary Sliding Sheave CVT
Jika ada kerusakan pada komponen secondary sliding sheave ini, maka putaran menengah motor akan terasa tertahan sesaat dan kemudian normal kembali

E. Tanda Kerusakan pada Komponen Secondary Fixed Sheave CVT
Komponen secondary Fixed Sheave biasanya aus atau rusaknya pada tiga lubang pin guidenya, dengan ciri-ciri ketika yang rusak adalah tiga lubang tersebut melebar. Jika tidak segera diganti, maka akan berpengaruh pada komponen CVT lainnya

F. Tanda Kerusakan Corong CVT
Motor anda slip? itu merupakan tanda kerusakan pada komponen corong CVT. Bila corong CVT rusak dan dibiarkan, maka akan sedikit fatal. Karena bila rusak atau aus, ada kemungkinan  grease atau gemuk akan bocor. Sehingga V-belt, kampas kopling dan komponen lainnya menjadi slip



Sumber artikel ;
otozones.blogspot.com
dan dari banyak link di internet


Semoga bermanfaat, salam otomotif, jangna lupa like fanpage pojok kanan atas ya brooo....
TANDA KERUSAKAN ROLLER CVT
Jika Roller CVT rusak, aus, atau sudah sampai umur pakainya, maka akan terasa getaran atau vibrasi pada putaran bawah dan tenaga pada putaran atas tidak maksimal dengan kata lain akselerasi pada putaran atas seperti tertahan.
TANDA KERUSAKAN MANGKUK KOPLING CVT
Ketika mangkuk kopling bermasalah maka gejala yang timbul pada saat motor dijalankan pada putaran bawah dan atas akan terasa jedug-jedug, ndut-ndutan, atau seakan tersendat.
TANDA KERUSAKAN KAMPAS SENTRIFUGAL
Kampas sentrifugal berfungsi untuk menekan dan menahan mangkuk kopling sehingga transfer tenaga diteruskan ke roda. Bila Kampas sentrifugal aus atau rusak, maka Anda bisa merasakan akselerasi motor matic yang sedang dikendarai akan menjadi lambat dan kecepatan menjadi berkurang dari biasanya.
TANDA KERUSAKAN KOMPONEN SECONDARY SLIDING SHEAVE CVT
Secondary sliding sheave merupakan komponen CVT yang berhubungan dengan V-Belt. Ada kemungkinan komponen ini aus maupun tergerus akibat menopang putaran V-Belt secara terus-menerus. Jika ada kerusakan pada komponen Secondary sliding sheave ini, maka akan putaran menengah motor terasa tertahan sesaat dan kemudian baru normal kembali.
TANDA KERUSAKAN KOMPONEN SECONDARY FIXED SHEAVE CVT
Komponen Secondary Fixed Sheave biasanya aus atau rusak pada tiga lobang pin guidenya, ciri-cirinya adalah bila rusak adalah ketiga lubang tersebut melebar. Bila tidak segera diganti maka akan berpengaruh pada Komponen CVT Motor Matic lainnya.
TANDA KERUSAKAN CORONG CVT
Motor Matic Anda Slip? Itu merupakan tanda kerusakan pada komponen corong CVT. Bila corong CVT rusak dan dibiarkan maka akan sedikit fatal, karena bila rusak atau aus ada kemungkinan grease atau gemuk akan bocor. Sehingga v-belt, kampas kopling dan lainnya menjadi slip.
- See more at: http://otozones.blogspot.com/2015/01/tanda-kerusakan-pada-komponen-cvt-motor-matic.html#sthash.tgVLIC8d.dpuf

 
Design by http://4-jie.blogspot.com/ | Bloggerized by Fajri Alhadi