Thursday, 5 February 2015

Cara Mengatur Mode Altitude Motor Honda Injeksi

Semoga Artikel ini berguna bagi para pembaca setia "Blog Agung", dan daripada motor dibawa ke bengkel resmi mending kita coba otak-atik sendiri.. hehehe

Pada artikel ini saya akan menjelaskan cara setting mode altitude (setting ketinggian) pada motor honda. dari Mode 1 sampai mode 4 dengan teknik jumper pada socket DLC. Berikut keterangan dan batas ketinggian tiap setelan mode.

a. Mode #1 : Untuk dataran dengan ketinggian 0-1000 Mdpl (Meter diatas permukaan laut)
b. Mode #2 : Untuk dataran dengan ketinggian 1000-2000 Mdpl (Meter diatas permukaan laut)
c. Mode #3 : Untuk dataran dengan ketinggian 2000-3000 Mdpl (Meter diatas permukaan laut)
c. Mode #4 : Untuk dataran dengan ketinggian 3000-4000 Mdpl (Meter diatas permukaan laut)

Persiapkan alat-alat yang diperlukan, yaitu : Obeng kembang dan seuntas kabel
Obeng untuk melepas baut body yang menutupi socket DLC, dan seuntas kabel untuk menjumper Pin pada  DLC. Berikut  cara mengatur mode altitude motor honda :

1. Cari letak posisi socket DLC pada motor anda, kalo vario injeksi di belakang casing dibelakang plat nomor depan, dengan melepas 2 baut yang terpasang di body, kalo honda beat FI di bawah jok, dengan melepas 2 baut juga, motor yang belom disebut cari tau sendiri ya. hehehe

2. Jumper DLC, caranya perhatikan gambar dibawah ini.



3. Stel Mode Altitude 

A. MODE #1 :

       - Putar idle air screw pada throttle sesuai spesifikasi (1700 Rpm)
       - Putar kunci kontak ke OFF
       - Pastikan DLC sudah dijumper
       - Buka handle gas penuh, dan tahan
       - Putar kunci kontak ke posisi ON
       - MIL seharusnya menyala dan kemudian mulai berkedip dengan cepat.
       - Dalam waktu 5 detik setelah kedipan cepat, tutup handle gas, dan tahan selama lebih dari 3 detik

Catatan :
  • Jika MIL tidak mulai berkedip dengan cepat, putar kunci kontak ke OFF dan coba lagi
  • Jika anda tidak dapat mengulang kembali prosedur, periksa ulang apakah kode kerusakan tidak tersimpan di ECM
  • Jika kode kerusakan tidak tersimpan akan tetapi anda masih tidak dapat mengulang lagi prosedur, ganti ECM dengan yang bagus dan coba lagi.
  • Jika MODE #1 berhasil diatur, MIL akan berkedip-kedip dengan satu kedipan pendek berulang. Jika pola berhasil terlihat, putar kunci kontak ke posisi OFF
  • Lepaskan kabel yang terpasang di socket DLC, dan rapikan bodi kendaraan
  • Periksa putaran stasioner (Standar 1700 Rpm pada suhu 20 derajat celsius)
MODE #2/3/4 :
      - Putar idle air screw pada throttle sesuai spesifikasi (1700 Rpm)
       - Putar kunci kontak ke OFF
       - Pastikan DLC sudah dijumper
       - Buka handle gas penuh dan tahan
       - Putar kunci kontak ke posisi ON, MIL seharusnya menyala dan kemudian mulai berkedip dengan cepat. Dalam waktu 5 detik setelah kedipan cepat dimulai, hentakan handle gas dengan cepat (tutup selama 0,5 detik/buka selama 0,5 detik) sejumlah sesuai spesifikasi, kemudian tutup dan tahan selama lebih dari 3 detik.
       - Jika MIL tidak berkedip dengan cepat, putar kunci kontak ke posisi OFF dan coba lagi

Perbedaan saat penyetelan cuma pada berapa putaran handle gas, berikut keterangannya

MODE #2 : Hentakan handel gas sebanyak 1 kali
MODE #3 : Hentakan handle gas sebanyak 2 kali
MODE #4 : Hentakan handle gas sebanyak 3 kali



Referensi :
https://diy4all.wordpress.com
http://ridertua.com/

Jangan lupa like Fanpage disebelah kanan bawah yaa brooww... #Matur thank you. Salam Otomotif


Thursday, 25 December 2014

Alat-alat pengetes baterai

Baterai tester memiliki fungsi utuk mengetahui kapasitas dan kualitas baterai/accu. dengan adanya alat ini, anda akan mudah dalam melakukan pengukuran dan pemeriksaan terhadap kualitas baterai.

Anda pasti pernah dibikin bingung dengan kondisi motor/mobil mogok, apa yang salah dengan kendaraan anda. mungkinkah aki yang soak/kurang strum atau mungkin kondisi kelistrikan yang konslet dan menghambat arus ke dinamo starter. Berikut saya akan mengenalkan alat-alat pengetes baterai yang sudah umum digunakan, untuk memermudah pekerjaan anda.

1. Baterai Tester BT280


Cek Load Tester Battery : Bisa
Cek Voltase Battery : Bisa
Cek Koneksi Internal Battery : Bisa
Cek Cold Cranking Battery : Bisa
Cek Dinamo Starter Kendaraan : Bisa
Cek Dinamo Alternator : Bisa

Batrerai tester Digital ini dapat mengukur tegangan 8-16V, Dengan kemampuan ukur 40-1200 CCA, memberikan hasil pengukuran yang akurat, bentuknya kecil, ringan, praktis dibawa kemana-mana. Dilengkapi dengan capitan buaya yang dilindungi penutup silikon, baterai tester ini bisa menganalisa tegangan dan kesehatan aki mobil/motor/genset, dan untuk mengecek sistem stater dan sistem pengisian mobil. Alat ini bisa mengukur kemampuan starter mobil, sekaligus mengecek apakah ada masalah (Overcharge atau undercharge) pengisian dari alternator mobil anda.

Harga : Rp. 1.600.000

2. Baterai Tester BT747

Cek Load Tester Battery : Bisa
Cek Voltase Battery : Bisa
Cek Koneksi Internal Battery : Bisa
Cek Cold Cranking Battery : Bisa
Cek Dinamo Starter Kendaraan : Bisa
Cek Dinamo Alternator : Bisa
Aki tester BT747 adalah alat tester aki yang wajib dimiliki oleh setiap bengkel mobil/motor yang professional dan modern. Tampilan layarnya yang jelas, pengoperasiannya yang sederhana, dan indikasi nilai yang mudah dibaca (dalam presentase) menjadikan siapapun sanggup menggunakannya. Dilengkapi dengan kemampuan mencetak hasil pemeriksaan beserta tanggal dan waktu pemeriksaan menjadikannya sebagai sarana komunikasi yang efektif dalam proses analisa aki, ataupun sistem kelistrikan motor/mobil. Tester BT747 dilengkapi menu untuk mengukur/menganalisa segala tipe aki bertegangan 6V maupun 12V, baik itu standar JIS/JASO, ataupun DIN/EN, dengan batas nilai CCA dalam jangka 40-2000. Tester ini bsia mengukur kemampuan starter dan kemampuan pengecasan sebuah mesin dengan tegangan operasional 12V atau 24V. Kemampuan ini bisa digunakan untuk mengindikasi apakah ada masalah dengan dinamo starter dan dinamo alternator/pengisian/ampere.

Berikut adalah beberapa contoh hasil analisa kondisi aki :
  • Good & Pass
  • Good & Recharge
  • Recharge & Retest
  • Bad & Replace
  • Bad Cell & Replace
Sebuah paket tester aki digital BT747 dilengkapi dengan :
  • Tester aki BT747 dengan printer
  • Kertas thermal roll untuk printer
  • 4 Pcs batu batere AA
  • Tas jinjing tangguh dari bahan plastik
Harga : Rp. 5.500.000

Minat dengan baterai tester diatas hubungi
SMS/Call ; 085728818122/ 082326294855
BBM       ; 5FC72426

Jangan lupa like Fanpage disamping kanan bawah yaa brooo...!!! terima kasih telah berkunjung ke blog saya

Sistem Pedal Gas Electric (Drive By Wire)

Salam sejahtera untuk para pembaca, berikut saya akan menjelaskan tentang teknologi mobil masa kini, pasti anda juga pernah melihat mobil-mobil yang tidak menggunakan kabel gas, tapi dithrottle terdapat kabel-kabel dan sensor yang menggerakan katup throttle, yang sering kita lihat pada mobil grand livina, innova bensin, innova diesel, allnew jazz, dll. Itu adalah teknologi Drive by Wire.


Apa itu sistem Drive by Wire?

Drive by Wire (DBW) adalah teknologi akselerasi yang digunakan untuk mengganti sambungan mekanis yang menghubungkan pedal akselerasi dengan mesin

Mengapa Fitur Drive by Wire Diperlukan?

Teknologi ini memberikan akselerasi yang lebih halus bagi kendaraan yang juga akan berpengaruh terhadap tingkat efisiensi bahan bakar. Selain itu, teknologi DBW juga mencegah terjadinya lonjakan akibat torque shock yang berlebihan walaupun pengemudi menginjak pedal gas secara tiba-tiba. Hal ini memberikan tingkat keamanan dan kenyamanan yang lebih tinggi dalam keadaan jala macet maupun saat parkir

Bagaimana Teknologi Drive by Wire bekerja ?

Saat mobil akan mulai bergerak atau berada pada kecepatan rendah, teknologi ini mengatur akselerasi sehingga tidak tejadi lonjakan akibat torque shock, walupun mengemudi menginjak pedal gas secara tiba-tiba. Sebagai tambahan, ketika mobil berada dalam kecepatan tinggi, sistem DBW aka mengatur bukaan gas menjadi lebih besar via pedal gas, sehingga menghasilkan akselerasi yang lebih bertenaga

Monday, 17 November 2014

Alat pengetes kelistrikan Motor (Tester COIL, CDI, BUSI) Marshall

Alat tester Coil, CDI, dan Busi marshall adalah alat pengetes pengapian yang lengkap, sangat membantu bengkel dalam mengetahui komponen pengapian sudah rusak atau belum, kadang mekanik yang belum mahir hanya asal tebak tanpa ada penjelasan ke pelanggan, dengan alat ini si mekanik dapat membuktikan pada para pelanggan dengan cara mengetes langsung didepan customer, jadi si pelanggan jadi lebih percaya dan semakin puas dengan pelayanan mekanik dibengkel anda. berikut saya jelaskan deskripsinya






Alat test 5 in 1 dari Marshal ini, bisa digunakan untuk mengetes CDI, Coil, Regulator,Flasher dan Busi. Dalam satu set yang telah didesain sedemikian rupa untuk mempermudah menggunakan alat ini. Sebelum dipasarkan, alat ini telah ditest untuk mengetes berbagai merk CDI produk Japan maupun BRT, Coil, dan busi. Alat ini juga dilengkapi pengaman (Fuse) bila terjadi kesalahan pemasangan kabel dari socket CDI, Coil, maupun Regulator. Casing alat ini dilapisi cat POWDER COATING yang anti karat dan juga berfungsi untuk menghindari tegangan tinggi dari body kotak (Ground)/Teggangan 220V. Multitester CDI dapat digunakan untuk mengetes CDI AC dan CDI DC system


Spesifikasi multitester marshal
 1. Daya input : 220V
 2. Socket Output 1 : Socket test CDI Unit AC & DC system. 20 set socket test CDI & Socket Regulator
 3. Socket Output 2  : Cabel Coil Test
 4. Socket Output 4 : Flasher Test
 5. Knop Test :  Pengaman dari tegangan tinggi pada waktu pemakaian
 6. Saklar position : CDI, CDI RC, Coil, dan Busi

22socket test CDI yang berada pada alat test 5 in 1 Marshall dan socket test coil, busi serta sambungan CDI :
I.Socket test CDI Suzuki
1. RC100/Crystal/TOrnado/RGR-AC
2, GP100/GPR/FR80N-AC
3. TRS/Z-AC
4. Shogun 110/125R/Neotech-DC
5. Satria-DC
6. Smash-DC
7. Spin
8. Skydrive 125
9. Hayate 125


  
II. Socket Test CDI Yamaha
1. RXS/V80 (3M5)-AC
2. Force 1/ALFA KS/ RX King 12 V (3KA)-AC
3. RX King 6V (1MF)-AC
4. Crypton/Vega R (4ST)-AC
5. ALFA ES (3AY)-AC
6. Vega (5ER)
7. Jupiter 5TP/MIO 5TL/ Vega R New-AC
8. RX-Z 7 kabel (55K)-AC
9. Scorpio (5BP)/ Vega -AC
10. MIO/Soul Karbu

III. Socket Test CDI Honda
1. Astrea Star/Prima/Grand/Supra - AC
2. Tiger - AC
3, Kharisma/Kirana - DC
4. GL Pro Neotech/Shogun - DC
5. CS-1 - DC
6. Beat/Spacy Karbu
7. Vario 125 Karbu

IV. Socket Test CDI  Kawasaki
1. Blitz Joy/Kaze/Grand - AC
2. Binter Mercy - DC

V. Socket Test CDI Motor China
1. Hokaido/Lifan/Beijing - DC
2. Sanex Beta/Grand - AC
3. Sanex Fiesta - AC
4. Sanex Sierra -AC

VI. Socket test Coil Busi
VII. Socket sambungan CDI (Extra Conecting) 1 set

Minat sama alat diatas, harga Rp. 2.200.000
Hubungi
SMS/Call/WA : 0857-2881-8122/0823-2629-4855
BBM               : 5FC72426



Thursday, 13 November 2014

Scanner motor yamaha injeksi with laptop

Salam sejahtera, untuk para pembaca semua... kali ini saya akan mengenalkan sscanner motor yamaha with laptop.


Buat para mekanik bengkel kecil-kecilan saya mengenalkan scanner motor yamaha yang murah, dan dapat membantu memudahkan pekerjaan anda. Scanner ini termasuk simple, praktis, dan tampilan scanner juga sederhana dan mudah dimengerti.





Berikut saya deskripsikan cara kerja dan fitur apa aja yang ada discanner ini,

1. Data,Membaca dan menghapus kerusakan pada motor

Scanner ini dapat membaca kerusakan pada motor injeksi, ketika terdeteksi kerusakan contoh yang paling sering kerusakan pada ECT, kode kerusakan dapat dihapus jika memang kerusakan itu disebabkan karena perbedaan tegangan, jika  kerusakannya disensornya emang rusak, atau ada kabel yang terputus didaerah sensor yang rusak, maka harus diperbaiki dulu baru bisa kode kerusakan dihapus.

2. Diagnosis, Membaca aliran data sensor (Data Stream)/Nilai kerja komponen

Scanner ini dapat membaca aliran data pada sensor yang terdapat dimotor, contoh : sudut pembukaan katup throttle, tegangan baterai, bisa dilihat data-data pada gambar diatas

3. Test Aktuator, dapat mengaktifkan beberapa komponen vital dimotor tanpa menghidupkan mesin

Scanner ini dapat mengaktifkan aktuator dimotor untuk mengecek kondisi aktuator secara langsung tanpa menghidupkan mesin. contoh : lihat kolom paling kiri pada gambar diatas ada huruf A, itu komponen-komponen yang dapat diaktifkan secara langsung, ISC (Idle Speed Control), aktuator ini berguna untuk mengatur Rpm saat kecepatan idle, jika sampe rusak atau lemah kinerjanya maka pada saat idle Rpm akan tidak stabil dan condong untuk selalu tinggi Rpmnya


4. Stel CO, menstel boros iritnya bahan bakar pada motor yamaha

NB : Software pada software ini dapat diinstall ke Windows 7

Minat dengan scanner diatas, harga Rp. 1.200.000

Hubungi
SMS/Call/WA : 085728818122/082326294855
BBM              : 5FC72426


Jangan Lupa Like Fanspage dibawah yaaa, semoga bermanfaat

Salam otomotif



Friday, 17 October 2014

Scanner Motor Universal Terbaru

Salam sejahtera untuk pembaca setia "Blog Agung" semua, kali ini saya akan mengenalkan alat scan motor terbaru yang multi fungsi dan sangat support untuk motor-motor injeksi yang sudah beredar luas diindonesia seperti "Yamaha, Honda, Suzuki, Kawasaki".Anda pasti sedang kesulitan mencari scanner motor yang dapat mendeteksi All motor yang sudah beredar diindonesia, banyak scan motor universal diindonesia yang diperjual belikan, tapi satu kelemahannya nggak bisa scan motor Honda, hehehe.... saya akan berbagi info dan menurut saya sih kabar gembira dibidang perbengkelan diindonesia, karena udah ada scan All motor injeksi diindonesia, bengkel motor umum bisa tampil keren, dan nggak kalah keren sama Dealer motor resmi.



Scanner motor Universal yang akan saya kenalkan adalah, scanner "Zeus Automotor". Scanner ini produk dari China, dan kompatibel untuk motor : Honda, Yamaha, Sym, Suzuki, dll. Scanner ini selain bisa langsung scan Handheld tanpa pake laptop, tapi klo pengen keliatan "Wah" sama pelanggan scan ini juga bisa digunakan pake laptop, keren kan... Selain itu, scan ini juga bisa diupgrade, kalo ada motor produk baru, ente nggak usah bingung lagi, cuma tinggal upgrade aja,,, untuk scan yang sudah beredar luas diindonesia, kebanyakan motor-motor lama yang bisa discan,,,  

Berikut Fitur-fitur yang ada discan motor universal "Zeus Automotor"
  1.  Membaca data kerusakan sistem injeksi
  2. Menghapus kode kerusakan, dan history kerusakan pada motor
  3. Pengetesan Aktuator (Sesuai Fitur Motor), Biasanya cuma motor yamaha
  4. Stel CO/BBM (Boros/Iritnya bahan bakar)
  5. Pengetesan sistem sensor
  6. Dan banyak lagi fungsi yang terdapat pada scanner ini
  7. Fungsi tambahan, Menampilkan data grafik osiloscop
  8. Bahasa indonesia lagi, tambah keren kan nih alat. Semakin mudah dipelajari bahkan orang awan sekalipun, menjadikan teknisi anda semakin mandiri sehingga tidak memerlukan bocoran teknik tiap produk motor dari teknisi bengkel resmi, karena scan ini bisa mendeskripsikan setiap menu injeksi motor secara otomatis




Data steam via laptop

Data Stream via unit scan





Scanner bergaransi 1 tahun, bisa diupdate, bisa untuk scan motor-motor injeksi diindonesia, juga bisa diupdate untuk motor kawasaki dengan menambahkan software dan socket DLCnya. Coba bayangin aja scanner motor kawasaki kan mahal banget brooo,,,, 

Selain itu, scan ini juga bisa diberi label nama bengkel, biar seperti bengkel resmi. lihat gambar dibawah



masih kurang sama info diatas, pengen liat penggunaan alat, nih aku kasih link videonya tapi masih pake bahasa vietam, Video Scanner Motor Universal

Harga scanner diatas belum termasuk kawasaki Rp. 6.850.000, (Honda, Yamaha, Piaggio, Sym, DLL)
Harga scanner motor komplit dengan kawasaki Rp. 9.000.000

tapi jika dihitung jika bos beli scanner eceran
Scanner Motor Yamaha                                 Rp. 2.500.000
Scanner Motor Honda                                   Rp. 2.600.000,  ada juga yang 3.300.000
Total                                                             -----------------   +
                                                                     Rp. 5.100.000

itu belum scan yang lain-lain,,, iyaa nggak. Harga scan diatas 6.850.000 sudah Nett, beli scan sama agung dijamin, Aman, terpercaya, pelayanan oke, fast respon, bisa konsultasi, dll. hehehe.... "Promo boleh donk"

Minat, Segera hubungi 
SMS/WA/Call  : 0857-2881-8122/ telkomsel : 0852326294855
BBM               ; 5FC72426
Fanpage FB     : Dokter Otomotif

Semoga bermanfaat, salam otomotif,,, jangan lupa lika FP disamping kanan bawah yaa, kalo suka sama artikelnya, jangan lupa beli alatnya juga, hehehe







Tuesday, 14 October 2014

Apa itu socket OBD 2?

Socket OBD 2 adalah "On-Board Diagnostic" soket yang membantu anda untuk menghubungkan ECU/ECM mobil dengan alat scanner untuk mendiagnosa berbagai masalah di mobil. Tidak semua mobil dilengkapi socket OBD 2, namun jika mobil anda rakitan tahun 1996 atau yang terbaru, maka diwajibkan oleh hukum internasional untuk menggunakan socket OBD 2 sebagai standar untuk memeriksa kkerusakan dan masalah pada mobil. Khusus untuk negara kita "Indonesia", ada beberapa mobil yang masih beredar masih menggunakan OBD 1, seperti mobil Kijang EFI, Soluna, Honda Genio, dll. Tiap brand mobil yang menggunakan socket DLC OBD 1 bentuknya tiap merk mobil berbeda, seperti toyota socket 17 PIN dan 22 PIN, Honda 3 PIN, dll




On-Board Diagnostic atau OBD, dalam konteks otomotif, adalah istilah umum pada kendaraan untuk mendiagnosa dirinya sendiri dan melaporka data-data ke ECU dan laporan tersebut bisa kita akses dengan menggunakan alat scanner. Sistem OBD memberikan kemudahan kepada pemilik kendaraan atau teknisi bengkel mobil, untuk mengetahui kerusakan mobil dan sistem didalamnya. Jumlah informasi diagnostik yang tersedia melalui OBD telah bervariasi secara luas sejak diperkenalkannya pada awal tahun 1980. Pada tahun 1985, OBD 1  diperkenalkan untuk membakukan cara dimana komputer kendaraan dapat dipantau. Daftar fungsi OBD 1 mampu melakukan pemantauan elektrikal mesin secara sederhana dan sudah bisa membantu teknisi untuk mempermudah mencari masalah di dalam mobil. Tetapi masih banyak kekurangannya, salah satu contoh : kode trouble atau kode masalah disetiap merk mobil masih berbeda-beda walaupun masalahnya sama.

Kemudian, diawal sejarah OBD 2, sedikit dikenal dengan istilah OBD 1,5. Ini adalah pengenalan parsial untuk OBD 2, dengan versi beta. Sebagai contoh yang menggunakan OBD 1,5 adalah GM (General Motors) yang digunakan pada tahun 1994-1995. Pada saat tersebut katalitik lamda sensor mulai dipasang dan standar yang ditentukan sudah OBD 2 yang membawa kita pasa koode P (Trouble Code). Anda bisa menemukan kode ini bila pada mobil anda terjadi masalah pada sensor dan kita gunakkan alat scan tool untuk melihat masalah tersebut.

Akhirnya, pada tahun 1996 OBD 2 diperkenalkan dan dengan ini datang konektor Diagnostik 16 PIN yang kita kenal sekarang. OBD 2 standar yang ditetapkan jenis konektor diagnostiknya, mempunya format pesan dan cara dimana signal listrik akan ditransfer ke alat scanner. OBD 2  standar juga menyedianakn daftar ekstensif Diagnostic Code Trouble (DTC) sebagai hasil dari standarisasi ini, satu perangkat atau satu alat scan suda bisa digunakan untuk menscan berbagai merk mobil untuk mendiagnosis masalah.

Spesifikasi OBD 2 mengharuskan konektor standar, yaitu 16 PIN konektor.




 Jika kita perhatikan pada mobil kita, Toyota avanza lama, APV, Grandmax, dll. Terutama Mobil Jepang, Socket  OBD 2 hanya ada 4 PIN yang digunakan (PIN No. 4, PIN No. 5, PIN No. 7, dan PIN No. 16)

 
Design by http://4-jie.blogspot.com/ | Bloggerized by Fajri Alhadi