Showing posts with label sensor motor. Show all posts
Showing posts with label sensor motor. Show all posts

Sunday, 6 October 2013

Mengupas Vario Techo Idling Stop System

Honda Vario Techno 125 CBS terbaru dirilis tanggal 20 maret 2013, keistimewaan motor ini adalah dilengkapi dengan idling stop system (ISS). Fitur ini sebelumnya sudah diterapkan pada honda PCX 150. Cara kerjanya juga sama, tidak ada perbedaan. Fitur ini memungkinkan mesin motor akan mati secara otomatis ketika keadaan mesin hidup dan posisi berhenti lebih dari 3 detik, dan hidup lagi setelah tuas gas dibuka. Hal ini sangat bermanfaat pada saat berhenti dilampu merah dan lebih menghemat bahan bakar.

Perbedaan antara vario techno dengan Vario techno yang sudah dilengkapi ISS adalah terletak pada Engine Control Module (ECM). Pada Vario Techno 125 CBS yang dilengkapi ISS, ECMnya memiliki program yang berbeda dengan varianyang sebelumnya." Karena tugas ECM bertambah dengan menerima sinyal-sinyal dari setiap sensor dan akan memproses data-data yang diperlukan untuk mengaktifkan idling stop system. Komponen lain yang berbeda yaitu kabel body, karena pergantian ECM dan menambah jalur kabel ke lampu indikator di speedometer dan switch idling stop system. Speedometer juga jelas berbeda, karena sudah dilengkapi dengan lampu indikator (stand-by indikator) atau indikator pengingat ISS

Komponen-komponen Idling Stop System





Ada beberapa sensor yang mendukung kerja dari ISS, yaitu :
  1. Idling Stop Switch, berfungsi untuk mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi ISS
  2.  Stand by indicator, berfungsi memberikan informasi kerja ISS
  3. Engine Coolant Temperature Sensor (ECT Sensor), berfungsi untuk mendeteksi suhu mesin
  4. Vehicle Speed Sensor (VS Sensor), berfungsi untuk mendeteksi kecepatan kendaraan
  5. Throttle Position Sensor (TP Sensor), berfungsi untuk mendeteksi sudut pembukaan katup gas
  6. Engine Control Module (ECM), berfungsi untuk mematikan dan menghidupkan mesin
  7. ACG Starter, berfungsi untuk memutarkan mesin

Cara Kerja Idling Stop System

ISS akan bekerja jika telah memenuhi beberapa syarat berikut :
  • Idle stop switch posisi ON
  • Suhu mesin diatas 60 derajat celcius
  • Kendaraan  tealh berjalan dengan kecepatan lebih dari 10 km/jam dan mesin idle lebih dari 3 detik pada kondisi kendaraan tidak berjalan
 Pada saat ECM mendeteksi bahwa throttle pada posisi menutupdan mesin idle lebih dari 3 detik pada kondisi kecepatan 0 km/jam, maka ECM akan menghentikan injeksi bahan bakar sehingga mesin mati dan menghidupkan stand by indikator (berkedip) untuk memberitahukan kepada pengendara bahwa ISS aktif.

Ketika throttle membuka lebih dari 0 derajat, maka ECM akan menghidupkan ACG starter dan melanjutkan injeksi bahan bakar, sehingga mesin akan menyala lagi. Lampu stand by indikator juga dibuat OFF/mati untuk menunjukan bahwa ISS telah OFF. Jeda antara tuas gas mulai diputar sampai mesin hidup lagi sekitar 0,9 detik

Semoga bermanfaat,,,, salam otomotif

Monday, 30 September 2013

Teknologi Pada Motor Yamaha Vixion



Kali ini saya akan menjelaskan tentang yamaha vixion, taukah anda ada komponen elektrik apa saja yang ada pada yamaha vixion??? berikut ulasannya


1. Crank Angle Sensor

Sensor ini mempunyai pick-up coil dan pick-up rotor yang fungsinya adalah
  • Mendeteksi posisi sudut cranksaft, dan posisi TMA (Titik Mati Atas) saat mesin dinyalakan
  • Mendeteksi Putaran Mesin
  • Menghasilkan energi listrik
  • Sensor ini mengatur waktu penyemprotan bahan bakar dan waktu pengapian

Jika sensor ini sampai rusak, maka mesin motor anda tidak dapat hidup dan lampu check engine pada speedo akan menyala

2. Lean Angle Sensor


Sensor ini adalah sebuah pengaman, jika kita terpelesat dan motor terjatuh maka akan sangat bahaya jika meson motor kita masih dalam keadaan hidup. Sensor ini berfungsi mematikan mesin saat motor jatuh, dengan sistem sudut kemiringan. Jika posisi kemiringan motor kurang dari 65 derajat dari jalan maka mesin motor akan mati secara otomatis, dan lampu check engine akan berkedip

3. Injector

Injector berfungsi untuk menyemprotkan bahan bakar bertekanan tinggi langsung ke ruang bakar,sesuai dengan kebutuhan mesin

Volume bahan bakar yang disuplai oleh injector ditentukan oleh ECU yang sebelumnyatelah menerima informasi dari berbagai sensor

Gejala kerusakan injector : kondisi langsam, mesin tidak stabil dan ketika mesin hidup pun ada ketidak beresan ketika gas dibuka-tutup. Kerusakan pada komponen ini sama seperti kerusakan pada komponen lainnya.

4. MAQS (Module Air Quantity System)

MAQS terdiri dari 3 sensor :
IAPS (Intake Air Pressure Sensor) Bertugas mendeteksi tekanan udara disepanjang saluran udara masuk (intake), selain itu juga bersama sensor lain menentukan posisi TMA (Titik Mati Atas)
IATS (Intake Air Temperature Sensor) Bertugas mendeteksi suhu udara yang masuk ke ruang bakar
TPS (Throttle Position Sensor) bertugas mendeteksi posisi sudut throttle pada throttle bodi kemudian mengirimkan data ke ECU.

Gejala kerusakan salah satu sensor diatas adalah : RPM tidak stabil, mesin mati saat RPM rendah, mesin mati saat digas, tidak bisa idle


5. Fuel Pump

Pada yamaha vixion sudah memakai pompa bensin elektrik dan letaknya dicelupkan didalam tangki, jadi apabila aki tekor atau salah satu kabel pompa putus maka mesin tidak dapat dinyalakan, saran dari saya buat pengguna motor injeksi, jangan terlalu sering membiarkan motor anda kehabisan bahan bakar. Karena, fungsi bensin dalam mesin injeksi selain sebagai bahan bakar, juga berfunsi sebagai pendingin dan pelumas pompa bensin



6. FID (Fast Idle Solenoid)
Fast idle adalah aktuator yang berfungsi meningkatkan RPM mesin saat temperatur mesin masih dingin, sistem aktuator ini sama seperti fungsi choke pada sistem karburasi.

Jika FID rusak maka akan berpengaruh pada RPM idle menjadi tinggi, mesin dapat berjalan normal dan top speed masih bisa tercapai









7. Radiator dan Fan

Pada motor vixion, sudah menggunakan sistem pendingin basah. Pada umumnya motor menggunakan pendingin kering yaitu menggunakan pendingin udara yang berupa fin yang terdapat pada blok silinder. Karena sistem pendingin mesin basah, jadi kita harus lebih rutin mengganti air pendingin (Coolant). dan mengecek kipas radiator aktif atau tidak, kadang kita menyepelekan hal sekecil itu





8. O2 Sensor

New Vixion sudah dilengkapi perangkat O2 sensor yang berfungsi untuk mengurangi zat-zat beracun dalam gas buang dan mendeteksi kondisi pembakaran mesin. Sensor ini akan mendeteksi jumlah oksigen dalam gas buang dan mengkonversikannya menjadi sinyal electric yang dikirim ke ECU dan selanjutnya ECU akan meningkatkan dan menurunkan jumlah bahan bakar yang diinjeksikan sesuai dengan kondisi pembakaran


 
Design by http://4-jie.blogspot.com/ | Bloggerized by Fajri Alhadi